RSS

Senin, 12 November 2012

Bagaimana Angin Bertiup???



Kita semua tentu pernah merasakan betapa sejuknya angin yang berhembus mengenai tubuh kita, baik itu saat di tepi pantai, digunung atau didalam rumah dengan bantuan kipas angin.

Angin  adalah udara yang bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Angin berhembus dikarenakan adanya perbedaaan tekanan. Angin bertiup dari angin yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah. Mirip dengan sungai di pergunungan, air akan mengalir dari daerah yang tinggi ke daerah yang rendah. beberapa bagian bumi mendapat lebih banyak panas Matahari dibandingkan tempat yang lain. Permukaan tanah yang panas membuat suhu udara di atasnya naik. Akibatnya udara mengembang dan menjadi lebih ringan. Karena lebih ringan dibanding udara di sekitarnya, udara akan naik. Begitu udara panas tadi naik, tempatnya segera digantikan oleh udara di sekitarnya, terutama udara dari atas yang lebih dingin dan berat. Proses ini terjadi terus menerus. Akibatnya kita bisa merasakan adanya pergerakan udara atau yang kita sebut angin.
Angin dan Tekanan Udara
Berat udara di atas permukaan tanah menghasilkan daya tekan ke bumi. Inilah yang disebut tekanan udara. Udara yang mengembang menghasilkan tekanan udara yang lebih rendah. Sebaliknya, udara yang berat menghasilkan tekanan yang lebih tinggi.
Angin bertiup dari tempat yang bertekanan tinggi menuju ke tempat yang bertekanan rendah. Semakin besar perbedaan tekanan udaranya, semakin besar pula angin yang bertiup. Rotasi bumi membuat angin tidak bertiup lurus. Rotasi bumi menghasilkan coriolis force yang membuat angin berbelok arah. Di belahan bumi utara, angin berbelok ke kanan, sedangkan di belahan bumi selatan angin berbelok ke kiri.
Untuk keperluan ilmu pengetahuan, khususnya mengenai Metereologi dan Geofisika diperlukan suatu alat yang dapat mengukur kecepatan angin dan mengukur tekanan udara. Alat tersebut sudah ada. Alat untuk mengukur kecepatan angin disebut anemometer dan alat untuk mengukur tekanan udara disebut barometer.
Sumber :
http://berita-iptek.blogspot.com/2008/06/bagaimana-angin-bertiup.html

0 komentar:

Posting Komentar